Seri Workshop Aktuaria: Asuransi Umum

Pada tanggal 14 & 21 September 2019, Program Studi Matematika UNPAR mengadakan acara Seri Workshop Aktuaria: Asuransi Umum. Workshop ini diselenggarakan di Gedung 9 Fakultas Teknologi Informasi dan Sains UNPAR dengan pembicara Bapak Teguh Permana, S.T., M.M., FSAI, ACII, AMII, AIIS, AAAK, QIP, AAIK.

Pak Teguh merupakan alumni Teknik Sipil UNPAR yang telah berkarir di dunia asuransi selama lebih dari 18 tahun hingga menjadi Direktur Allianz Utama Indonesia pada tahun 2016.

Pembelajaran Workshop

Dalam Workshop kali ini, beliau menyampaikan pengenalan tentang dunia asuransi umum dan lowongnya profesi aktuaris di bagian tersebut, bahkan ada sekitar 50 perusahaan asuransi umum dan reasuransi di Indonesia yang belum memiliki aktuaris bergelar FSAI. Beliau juga menyinggung tentang dunia reasuransi beserta kaitannya dengan perusahaan asuransi umum.

Sebagai bahan pembelajaran, Pak Teguh menugaskan para peserta yang dibagi dalam 4 kelompok besar untuk merancang inovasi produk asuransi eksotik. Melalui presentasi dan tanya jawab, para mahasiswa pun mengetahui selak beluk peran aktuaris secara tidak langsung, yakni merancang produk serta cara memvalidasi risiko yang ditanggung dalam asuransi tersebut. Adapun berikut merupakan pelajaran yang diperoleh mahasiswa:

  1. Belajar merancang sebuah produk asuransi umum.
  2. Kritis mengidentifikasi dan memperhitungkan hal-hal berisiko yang lumrah terjadi dalam kehidupan.
  3. Memikirkan kelebihan dan kekurangan dari produk asuransi umum yang telah dibuat.
  4. Simulasi kerja nyata manajemen perusahaan asuransi umum.
  5. Belajar mempersiapkan dan mengelola data untuk mendukung pengambilan suatu keputusan.
  6. Belajar strategi dan kiat-kiat sukses untuk berkarir sebagai aktuaris di bidang asuransi umum.
  7. Belajar menghadapi pertanyaan-pertanyaan tak terduga dan kritis dari para stakeholder.
  8. Kemampuan bekerja sama dalam tim.
  9. Belajar mempertahankan pendapat.

Para stakeholders yang dimaksud yaitu:

  • Pemegang Saham, Direksi dan Karyawan Perusahaan.
  • Otoritas Jasa Keuangan sebagai pembuat peraturan.
  • Pemegang polis lama dan calon pemegang polis baru.
  • Reasuransi dan agen korporasi.
  • Agensi penilai kredit (credit rating agencies) dan brokers.
  • Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) dan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI).