Pusat Studi Matematika dan Masyarakat kembali menyelenggarakan Thesis Day VI pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Acara yang dikoordinasi oleh Ibu Livia Owen bersama para panitia mahasiswa ini bertempat di Lecture Theatre Lt. 9 PPAG 2 Selatan. Kegiatan ini mengusung dua sesi utama: presentasi skripsi dari alumni muda dan seminar khusus yang menjembatani dunia akademik dengan industri.

Sesi presentasi skripsi alumni, yang dimoderatori oleh Bapak Robyn Irawan, menampilkan empat lulusan Program Studi Matematika dari berbagai bidang peminatan. Para presenter tersebut adalah:
- Egbert Tjandra, S.Si. (Analitika Data) dengan judul “Implementasi Metode Transformer untuk Penerjemahan Bahasa Inggris-Indonesia”.
- Levana Loanardo, S.Si. (Interdisipliner Optimasi & Dinamika dengan Aktuaria) dengan judul “Desain dan Analisis Finansial Sebuah Produk Asuransi Kesehatan Berdasarkan Model Epidemik Tipe SIH dengan Pembagian Dua Kelompok Individu”.
- Stella Wijayanti, S.Si. (Analitika Data) dengan judul “Klasifikasi Prioritas Calon Nasabah Kredit Multiguna Dengan Metode XGBoost”.
- Tang, Yosua Victor Tandy, S.Si. (Aktuaria) dengan judul “Model Kebangkrutan Perusahaan Reasuransi Jiwa: Fleksibel Terhadap Black Swan Event Menggunakan Rantai Markov Waktu Diskret dan Distribusi yang Terkontaminasi”.

Sorotan utama Thesis Day VI adalah seminar bertajuk “Dari Kampus ke Industri: Sinkronisasi Keilmuan Aktuaria dan Kebutuhan Praktisi”. Dipandu oleh moderator Ibu Farah Kristiani, seminar ini menghadirkan dua praktisi aktuaria terkemuka: Yohanes Johan, S.Si., FSAI, AAAK (Head of Actuarial Pricing Group PT Asuransi Jiwa BCA) dan Yudha Wijaya Saputra, S.Si., FSAI (Appointed Actuary PT. Asuransi Jiwa Sequis Life).
Bapak Yohanes Johan menekankan bahwa seorang aktuaris di industri idealnya harus menguasai hampir seluruh lini bisnis perusahaan asuransi, tidak hanya terbatas pada perhitungan aktuaria, tetapi juga perlu memahami bidang lain seperti akuntansi, analisis, dan marketing. Beliau juga menyoroti pentingnya kemahiran menggunakan Excel serta kemampuan otomasi di dalamnya agar hasil analisis dapat dipahami dengan mudah oleh semua divisi.
Melengkapi diskusi, Bapak Yudha Wijaya Saputra membahas dari sisi bisnis perusahaan asuransi serta pentingnya kode etik yang harus dipegang teguh oleh seorang aktuaris. Menghadapi tantangan masa depan seperti perkembangan AI, Yudha menegaskan bahwa skill teknis seperti coding dan penguasaan Excel yang mumpuni menjadi krusial bagi aktuaris untuk tetap relevan dan kompetitif di industri.

Di sela-sela acara, juga diadakan sesi pameran 16 poster penelitian dari mahasiswa . Berbeda dari Thesis Day sebelumnya, kali ini tidak ada pengumuman pemenang presentasi skripsi terbaik. Acara ditutup dengan pengumuman 3 poster favorit berdasarkan hasil voting. Pemenang poster favorit adalah:
- Jason, dengan judul “Pembentukan model spasial untuk mengestimasi tingkat mortalitas dengan menggunakan model Li-Lee dan modifikasinya pada setiap provinsi di Indonesia”.
- Prifa Sarlly Yosia Kalesaran, dengan judul “Penentuan premi joint life care annuities untuk membantu pasangan pensiunan membiayai perawatan jangka panjang”.
- Dhia Amyra Sylvia Husein, dengan judul “Asuransi siber untuk pemengaruh di Indonesia”.
Pusat Studi Matematika dan Masyarakat berkomitmen untuk terus mengembangkan Thesis Day agar lebih menarik dan ada kebaruan di masa mendatang.





