Kabar membanggakan kembali datang dari mahasiswa Program Studi Matematika UNPAR. Dalam ajang bergengsi Lomba Pemodelan Aktuaria Jaminan Sosial Kesehatan 2025 yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan untuk pertama kalinya, tim perwakilan UNPAR berhasil menyabet gelar Juara 2 Nasional pada jenjang Sarjana (S1).
Lomba ini mengangkat tema “Pengembangan Model Aktuaria untuk Meningkatkan Ketahanan Finansial Jaminan Sosial Kesehatan”. BPJS Kesehatan memandang penting keterlibatan akademisi untuk menjawab tantangan sustainabilitas Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), terutama di tengah kondisi transisi demografi dan peningkatan biaya pelayanan kesehatan.
Ajang ini diikuti oleh 47 tim dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Berdasarkan hasil seleksi awal yang ketat, terpilih 10 tim finalis (5 tim jenjang S1, 3 tim jenjang S2, dan 2 tim jenjang S3) yang diundang untuk mempresentasikan ide mereka di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta.
Tim mahasiswa UNPAR yang terdiri dari Timothy Edsel Judika, Graciela Tiffany Tan, dan Nara Rubylint Suyanto membawakan karya berjudul “Kalkulator ‘JKN Pensiun’ untuk Simulasi Persiapan Iuran BPJS Kesehatan pada Masa Pensiun”.
Karya ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka penunggakan iuran pada kelompok usia produktif dan kurangnya perencanaan finansial untuk membayar iuran BPJS saat memasuki masa pensiun. Tim juga merancang antarmuka kalkulator ‘JKN Pensiun’ untuk memudahkan masyarakat agar dapat secara mandiri menghitung rencana tabungan mereka.
Babak Grand Final dilaksanakan secara luring di Gedung BPJS Kesehatan, Jakarta pada tanggal 15-17 Desember 2025. Tim UNPAR mendapatkan urutan presentasi kedua pada hari pertama, bersaing dengan finalis tangguh lainnya dari Universitas Indonesia (2 tim), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK).
Para finalis dinilai oleh dewan juri ahli, yaitu:
- Ibu Dumaria Rulina Tampubolon, Ph.D. (ITB)
- Bapak R. Mohamad Atok, Ph.D. (ITS)
- Prof. Dr. Gunardi (UGM)
- Ibu Rizka Achiriah, M.M., ASAI (Persatuan Aktuaris Indonesia)
Dalam sesi tanya jawab, tim mendapatkan masukan berharga terkait pengembangan model dari para juri serta Bapak Benjamin Saut Parulian Simanjuntak selaku Deputi Direksi Bidang Aktuaria BPJS Kesehatan.



Prestasi ini tidak lepas dari bimbingan intensif Ibu Farah Kristiani, Ph.D. dan Bapak Robyn Irawan, M.Sc. Selama pelaksanaan di Jakarta, tim didampingi langsung oleh Bapak Robyn Irawan. Selain itu, Bapak Jonathan Hoseana, Ph.D. selaku Ketua Program Studi Matematika UNPAR memberikan dukungan penuh, mulai dari tahap persiapan materi, proses administrasi, hingga keberangkatan tim.
Pengumuman pemenang yang dilakukan pada Rabu, 17 Desember 2025, mengukuhkan tim UNPAR sebagai peraih Juara 2 Nasional. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pemecahan masalah nyata melalui ilmu matematika dan aktuaria.
“Selamat kepada Timothy, Graciela, dan Nara! Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk prestasi-prestasi berikutnya di masa depan.”







