Panduan Skripsi

Umum

  1. Skripsi adalah nama karya tulis dan nama mata kuliah berbobot 6 (enam) sks, merupakan kegiatan yang wajib dilakukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar sarjana (berdasarkan Peraturan Pemerintah no. 30 tentang Pendidikan Tinggi).
  2. Tujuan Skripsi sebagai karya tulis dan sebagai mata kuliah adalah mendidik dan melatih mahasiswa untuk memanfaatkan dan merangkum hasil studinya pada jenjang S1, dengan menerapkannya pada suatu masalah dalam bidang ilmu yang sedang didalaminya. Mahasiswa diharapkan mampu :
    • Merumuskan masalah,
    • Menganalisis masalah secara teoritik dan/atau eksperimental,
    • Menghayati interpretasinya,
    • Menarik suatu kesimpulan,
    • Mempresentasikan laporan yang ringkas dan jernih.
  3. Sasaran mata kuliah Skripsi adalah menghasilkan suatu karya tulis ilmiah berbobot yang selaras dengan jenjang S1 dalam bidang ilmu terkait.
  4. Pelaksanaan mata kuliah Skripsi dalam suatu program studi dikoordinasikan oleh seorang Koordinator Skripsi yang diangkat oleh pimpinan Jurusan/Program Studi yang bersangkutan. Tugas Koordinator Skripsi adalah menjaga homogenitas pelaksanaan Skripsi di lingkungan Jurusan/Program Studi terkait.
  5. Isi Skripsi dilaporkan pada Ujian Skripsi, yang bertujuan untuk menilai hasil laporan tertulis dan lisan di hadapan tim penguji.

Penyelenggaraan mata kuliah Skripsi

  1. Mata kuliah Skripsi AMS 499 (6 sks) diselenggarakan pada semester ganjil dan semester genap.
  2. Koordinasi penyelenggaraan mata kuliah ini dilakukan oleh seorang dosen koordinator yang ditunjuk oleh Ketua Jurusan untuk masa tugas 1 (satu) tahun.
  3. Mahasiswa mendapatkan kartu bimbingan.
  4. Tugas dosen koordinator :
    • Menyusun jadwal ujian Skripsi perioda 1 dan 2.
    • Meyampaikan berkas lengkap (jadwal ujian Skripsi, transkrip akademik, pedoman Skripsi) peserta Skripsi kepada dosen pembimbing dan/atau pembimbing serta.
    • Menyelenggarakan pertemuan terjadwal minimal 3 kali dalam setiap semester.
    • Memonitor proses bimbingan (minimal 10 kali bimbingan sebelum dilaksanakan ujian Skripsi) dan prasyarat lain untuk ujian Skripsi.
    • Menyerahkan draft skripsi kepada dosen penguji paling lambat 10 hari sebelum ujian Skripsi dilaksanakan.
    • Membuat laporan pelaksanaan Skripsi untuk setiap semester, yang terdiri dari : topik/judul, dosen pembimbing dan/atau dosen pembimbing serta, daftar peserta mata kuliah Skripsi serta rekapitulasi nilai akhir Skripsi untuk diserahkan ke jurusan dan tata usaha Fakultas.
    • Meminta daftar peserta Seminar dan calon dosen pembimbing dan/atau pembimbing serta kepada Koordinator Mata Kuliah Seminar.
    • Membuat Surat Keterangan sebagai pembimbing/pembimbing serta, ketua penguji, anggota penguji Skripsi bagi dosen yang bersangkutan.
    • Mengarsip semua berkas penilaian ujian Skripsi.
    • (Memberitahukan kepada para peserta MK Skripsi mengenai pelaksanaan ujian Skripsi, artinya materi yang akan dipresentasikan maksimal 20 menit, yang dilanjutkan dengan tanya jawab; atau bisa juga peserta presentasi sambil tanya jawab)

Pengambilan mata kuliah Skripsi

  1. Prasyarat bagi pengambilan mata kuliah Skripsi adalah :
  • mahasiswa sudah lulus minimal 120 sks termasuk mata kuliah Seminar AMT 490 (3 sks) yang ditempuh tepat 1 (satu) semester sebelumnya dengan nilai minimal C.
  • disetujui oleh dosen wali pada masa pengisian FRS setelah mahasiswa menunjukkan transkrip nilai akademik sementara.
  1. Masa PRS hanya dapat digunakan untuk membatalkan mata kuliah Skripsi.

Penetapan dosen pembimbing Skripsi

  1. Mahasiswa berhak dibimbing oleh 1 (satu) orang dosen pembimbing utama, yang dapat dibantu oleh 1 (satu) orang dosen pembimbing serta. Permohonan mengenai perlu adanya dosen pembimbing serta dapat disampaikan oleh mahasiswa kepada dosen pembimbing utama, namun keputusan akhir tergantung kepada dosen pembimbing utama dengan mempertimbangkan beberapa hal, di antaranya penguasaan bidang kajian dan ketersediaan waktu untuk proses bimbingan.
  2. Mahasiswa yang mengambil topik Skripsi yang bersifat multidisiplin berhak dibimbing oleh seorang pembimbing dari jurusan sebagai pembimbing 1 dan seorang pembimbing dari luar jurusan sebagai pembimbing 2, dan harus disetujui oleh ketua Jurusan.
  3. Syarat menjadi dosen pembimbing Skripsi adalah :
    • Dosen (dapat berasal dari luar Program Studi) yang memiliki kualifikasi dalam bidang relevan.
    • Memiliki kualifikasi (berdasarkan Lampiran I Keputusan Menteri Negara Koordinator Bidang Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara no. 38/Kep/MK WASPAN/8/1999) sebagai berikut :
      • Sarjana dengan jabatan fungsional minimal Lektor atau
      • Berpendidikan magister/doktor dengan jabatan fungsional minimal Asisten Ahli.
  1. Syarat menjadi dosen pembimbing serta adalah dosen FTIS Unpar yang berdasarkan kepangkatan akademik belum mandiri. Penugasan pembimbing serta adalah untuk kepentingan pembinaan dan pengembangan bidang dan harus disetujui oleh pembimbing utama.
  2. Kewajiban pembimbing dan pembimbing serta (jika ada) adalah untuk memberikan bimbingan dengan beban kerja selaras dengan bobot 6 (enam) sks untu seluruh Skripsi, dengan jumlah pertemuan antara pembimbing dan mahasiswa minimal 10 kali dan memperhatikan mutu Skripsi yang selaras dengan jenjang S1 seperti tercantum pada tujuan dan sasaran Skripsi di atas.
  3. Dosen pembimbing sekaligus menjadi dosen penguji.
  4. Penggantian dosen pembimbing hanya dapat dilaksanakan setelah mahasiswa menjalani proses bimbingan selama minimal 1 (satu) semester dengan mengajukan permohonan tertulis yang diketahui oleh dosen pembimbing lama dan baru serta disetujui oleh Ketua Jurusan sebelum masa FRS semester berikutnya.

Pelaksanaan Penyusunan Skripsi

  1. Mahasiswa diharapkan untuk melanjutkan topik Seminar sebagai topik mata kuliah Skripsi.
  2. Proses penyusunan Skripsi dengan dosen pembimbing yang sama hanya diijinkan maksimum 2 (dua) semester.
  3. Selama satu semester, mahasiswa diwajibkan melakukan proses bimbingan minimal 10 (sepuluh) kali yang dibuktikan dengan mengisi kartu bimbingan.

Pelaksanaan ujian Skripsi

  1. Ujian Skripsi dilaksanakan 1 (satu) kali pada perioda 1 atau 2 yang telah ditentukan oleh Koordinator Skripsi.
  2. Mahasiswa yang akan mengikuti ujian Skripsi, wajib memenuhi persyaratan berikut paling lambat 10 (sepuluh) hari sebelum ujian Skripsi dilaksanakan sebagai berikut :
    • mengisi formulir permohonan ujian Skripsi yang dapat diperoleh di Tata Usaha Fakultas dan menyerahkannya kepada koordinator Skripsi.
    • menyerahkan draft Skripsi sebanyak 2 buah kepada koordinator Skripsi dan 1 buah draft Skripsi kepada dosen pembimbing.
    • menyerahkan kartu bimbingan Skripsi kepada Koordinator Skripsi.
  3. Tim penguji pada ujian Skripsi terdiri dari ketua dan anggota penguji yang ditentukan oleh Koordinator Skripsi dengan meminta pertimbangan dari Ketua Jurusan
  4. Ujian Skripsi dilaksanakan secara terbuka dan berlangsung selama 1 – 1.5 jam, termasuk presentasi dan tanya jawab.
  5. Bobot penilaian Skripsi :
  Ujian Skripsi
Pembimbing

(50% dari NA ujian)

·         Teknik Presentasi: 15%

·         Penguasaan materi: 40%

·         Penulisan Skripsi: 15%

·         Proses bimbingan: 30%

Penguji

(Masing-masing 25% dari NA ujian)

·         Teknik presentasi:  30%

·         Penguasaan materi: 40%

·         Penulisan Skripsi: 30%

  1. Aturan penilaian akhir (setelah pembulatan)
    • >=80 : A
    • 70 – 79 : B
    • 60 – 69  : C
    • < 60   : Tidak lulus

Jika mahasiswa yang bersangkutan diharuskan menyerahkan hasil revisi, maka penilaian akhir akan ditunda. Batas waktu maksimal untuk revisi adalah 30 hari (keterlambatan penyerahan revisi dapat menyebabkan tidak lulus Mata Kuliah Skripsi).

  1. Mahasiswa yang terlambat lebih dari 15 menit dianggap tidak hadir pada saat ujian Skripsi.
  2. Mahasiswa yang tidak hadir pada saat ujian Skripsinya akan mendapat nilai E .
  3. Aturan busana pada ujian Skripsi:
    • Pria : kemeja lengan panjang berwarna cerah dan polos, celana panjang kain (bukan jeans) berwarna gelap.
    • Wanita : kemeja berwarna cerah dan polos dengan rok/celana panjang kain (bukan jeans) berwarna gelap.
  4. Fakultas hanya menyediakan alat bantu presentasi berupa proyektor digital, OHP, dan PC.
  5. Ketua penguji menyiapkan dokumen untuk ujian Skripsi yang terdiri dari :
    • Formulir permohonan ujian Skripsi.
    • Berita Acara Ujian Skripsi
    • Formulir penilaian ujian Skripsi untuk semua dosen pembimbing dan penguji.
    • Daftar hadir.

Perpanjangan pengambilan Skripsi

  1. Mahasiswa dapat melakukan perpanjangan pengambilan mata kuliah Skripsi untuk topik yang sama maksimal 1 (satu) kali.
  2. Apabila mahasiswa tetap tidak dapat menyelesaikan Skripsinya dalam waktu 2 (dua ) semester, maka Ketua Jurusan dapat mempertimbangkan untuk meminta mahasiswa tersebut mengganti topik Skripsi dan dosen pembimbing berdasarkan rapat jurusan.

Pengulangan mata kuliah Skripsi

  1. Ujian ulang dapat diberikan untuk mahasiswa yang tidak lulus ujian Skripsi pada semester perpanjangan pengambilan Skripsi.
  2. Mahasiswa yang tidak lulus pada ujian Skripsi pada masa perpanjangan diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan maksimal 1 kali, selama masih dalam masa semester yang bersangkutan
  3. Mahasiswa yang sudah mendapat minimal nilai C untuk Skripsi tidak diperkenankan mengambil ulang mata kuliah ini.
  4. Ujian ulang dilaksanakan dengan formasi tim penguji yang sama.
  5. Nilai ujian ulang Skripsi maksimum B.
  6. Dokumen yang perlu disiapkan untuk ujian ulang sama dengan kebutuhan sebelumnya ditambah dengan formulir penilaian ujian sebelumnya.
X