Kuliah Tamu Statistika dengan Pendekatan Metoda Bayesian

Jurusan Matematika Universitas Katolik Parahyangan menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu dengan Tema “Statistika dengan Pendekatan Metoda Bayesian”. Kuliah tamu ini diadakan pada hari Sabtu, 13 Februari 2016 di Gedung 10 UNPAR. Tujuan dari acara ini adalah untuk menambah wawasan para mahasiswa Matematika di bidang statistika dengan pendekatan metoda Bayesian dan penerapannya, khususnya di bidang aktuaria dan pemetaan penyakit. Di sini diperkenalkan juga perangkat lunak R, WinBUGS, ArcGIS dan GeoDa untuk mengolah data dan memetakan hasilnya.

Selain itu dari kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa dalam memilih materi untuk topik skripsi, jenis lapangan pekerjaan, dan bidang studi lanjut bagi calon lulusan dari Jurusan Matematika UNPAR. Pembicara pertama yang dihadirkan adalah I Gede Nyoman Mindra Jaya, S.Si., M.Si., dosen Jurusan Statistika, Universitas Padjadjaran. Pembicara kedua dan ketiga adalah Farah Kristiani, S.Si., M.Si. dan Benny Yong, S.Si., M.Si. Keduanya adalah dosen Jurusan Matematika, Universitas Katolik Parahyangan.

Dalam pembukaannya, Ketua Jurusan Matematika, Dr. Julius Dharma Lesmono, SSi., SE., MT., MSc., mengemukakan harapannya supaya mahasiswa Jurusan Matematika UNPAR mendapatkan banyak masukan terkait dengan materi yang akan dijelaskan dalam kuliah tamu ini. Selain itu, juga diharapkan adanya keberlanjutan dalam kegiatan penelitian antar dosen dengan mahasiswa, ataupun antar dosen dari UNPAR dan UNPAD.

Sesi pertama dari Mindra Jaya, panggilan akrab pembicara pertama ini, diisi dengan penjelasan mengenai statistika dengan menggunakan pendekatan metoda Bayesian. Dalam sesi ini beliau menjelaskan bagaimana kerangka berpikir Bayesian dalam menyelesaikan permasalahan dalam statistika, dibandingkan dengan penyelesaian permasalahan jika digunakan pendekatan frekuentis. Selain itu, beliau juga menjelaskan tentang aplikasi perangkat lunak pendukung untuk menganalisa data secara numerik dari metoda ini, yaitu dengan menggunakan perangkat lunak R dan GeoDa. Khusus untuk perangkat lunak GeoDa, selain untuk mengolah dan menganalisa data, GeoDa ini berguna untuk menampilkan hasil pengolahan datanya dalam bentuk pemetaan hasilnya jika terkait dengan aplikasinya di area-area tertentu.  Sesi singkat kedua dari Farah Kristiani, menjelaskan tentang beberapa penerapan metoda Bayesian dalam bidang pemetaan penyakit dan aktuaria. Sesi ini dilanjutkan dengan demo singkat tentang perangkat lunak WinBUGS yang biasanya digunakan juga dalam mengolah data dengan menggunakan pendekatan Gibbs Sampling, sebagai salah satu metoda yang sering diterapkan dalam penyelesaian masalah statistika dengan metoda Bayesian ini. Sesi terakhir diisi oleh Benny Yong. Beliau mendemokan teknis penggunaan perangkat lunak ArcGIS, sejenis GeoDa, tapi dengan fitur yang lebih lengkap, untuk membuat peta area yang dibutuhkan dalam penerapan metoda ini.

Acara ditutup dengan pembagian suvenir kepada Grace Ivana sebagai mahasiswa yang mendaftarkan diri pertama kali untuk acara ini. Dua suvenir lainnya diberikan kepada Linda Cyrilla dan Nicholas Triyan Putra karena berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Bapak Mindra dan Bapak Benny.

IMG-20160214-WA0000IMG-20160214-WA0002